Upaya Preventif Dan Upaya Represif Hukum Pidana Silahkan Cantumkan Pandangan Ahli Pidana - Sumberinformasi.web.id

Search Suggest

Upaya Preventif Dan Upaya Represif Hukum Pidana Silahkan Cantumkan Pandangan Ahli Pidana

Upaya Preventif dan Upaya Represif dalam Hukum Pidana: Pandangan Ahli Pidana

Hukum pidana memiliki dua pendekatan utama dalam menangani tindakan kriminal, yaitu upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif bertujuan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal, sedangkan upaya represif bertujuan untuk menindak dan menghukum pelaku tindakan kriminal. Dalam artikel ini, kita akan melihat pandangan ahli pidana mengenai dua pendekatan ini.

Ahli pidana mengakui pentingnya upaya preventif dalam mencegah terjadinya kejahatan. Profesor Friedrich-Julius Neumann, seorang ahli pidana terkenal, berpendapat bahwa hukum pidana harus memiliki tujuan preventif. Menurutnya, tugas utama hukum pidana adalah mencegah kejahatan dan melindungi masyarakat. Upaya preventif termasuk dalam strategi pencegahan kriminalitas yang melibatkan berbagai aspek, seperti pendidikan, rehabilitasi, dan kebijakan sosial yang berfokus pada pencegahan dan pengurangan faktor risiko yang menyebabkan tindakan kriminal.

ahli pidana lainnya, Profesor Cesare Lombroso, juga menyoroti pentingnya upaya preventif. Ia menyatakan bahwa dengan mengidentifikasi faktor risiko dan menerapkan tindakan preventif yang tepat, kejahatan dapat dikurangi atau bahkan dicegah secara efektif. Upaya preventif dapat mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan yang berkualitas, akses ke lapangan pekerjaan, dan lingkungan yang aman dan stabil.

Namun, ahli pidana juga mengakui bahwa upaya represif memiliki peran penting dalam menegakkan hukum dan mempertahankan keadilan. Profesor Sir Anthony Bottoms, seorang ahli pidana terkemuka, menekankan pentingnya penegakan hukum yang kuat dan penghukuman yang tegas untuk mengirimkan sinyal jelas kepada pelaku tindakan kriminal bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi. Upaya represif melibatkan penyelidikan, penuntutan, dan penegakan hukum untuk memberikan keadilan bagi korban dan masyarakat.

Namun, ahli pidana juga menekankan perlunya keseimbangan antara upaya preventif dan represif. Profesor Andrew Ashworth, seorang ahli pidana terkemuka, berpendapat bahwa keberhasilan sistem hukum pidana terletak pada kombinasi yang efektif antara upaya preventif dan represif. Kedua pendekatan ini harus saling melengkapi dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu mencegah terjadinya kejahatan dan menjaga keadilan dalam masyarakat.

Dalam menerapkan hukum pidana, penting bagi sistem peradilan pidana untuk menggabungkan kedua pendekatan ini dengan bijaksana. Upaya preventif yang kuat dapat mengurangi tingkat kejahatan dengan mencegah terjadinya tindakan kriminal. Namun, upaya represif juga penting untuk menegakkan hukum, memastikan pertanggungjawaban pelaku kejahatan, dan memberikan keadilan bagi korban.

Dalam upaya preventif dan upaya represif dalam hukum pidana adalah dua pendekatan yang penting dalam menangani tindakan kriminal. Ahli pidana mengakui pentingnya kedua pendekatan ini dalam mencapai tujuan mencegah kejahatan dan menjaga keadilan. Menggabungkan kedua pendekatan ini dengan bijaksana adalah kunci untuk membangun sistem peradilan pidana yang efektif dan berkeadilan.